MUNGKIN RAKYAT LUPA Ada tiga langkah yang dilakukan pemerintah JOKOWI untuk menggenjot ekonomi dalam paket kebijakan ekonomi tahap pertama. SALAH SATUNYA ADALAH :
""pembentukan badan pengelola dana perkebunan kelapa sawit. Jokowi menuturkan pembentukan badan tersebut untuk meningkatkan ekspor kelapa sawit dan meningkatkan penggunaan biodiesel jadi 15 persen"""
( SUMBER: https://kuliahparel.wordpress.com/2... )
DARI KEBIJAKAN TERSEBUT ADA PERTANYAAN BESAR YANG MESTI DI PIKIRKAN OLEH PUBLIK ;
- UNTUK MENINGKATKAN EKSPOR KELAPA SAWIT, MAKA JELAS INDONESIA MEMBUTUHKAN LAHAN YANG BESAR DAN MESTI MEMBUKA LADANG-LADANG KELAPA SAWIT BARU.
BERIKUT LAMAN Daftar Perusahaan Kelapa Sawit yang berkuasa di indonesia dan besar wilayahnya >> kunjungi : https://id.wikipedia.org/wiki/Dafta...
DARI PERTANYAAN TERSEBUT maka mengerucutlah sebab-sebab terjadinya Pembakaran Lahan Besar-Besaran di negeri ini. Selama ini yang rakyat tahu bahwa Pemerintah beralasan kejadiannya pembakaran lahan di negeri ini di sebabkan karna musim kemarau yang eksrim. Tidak lah seperti itu Logikanya , jika iklim sedang eksrim ;
- KENAPA HANYA HUTAN DI INDONESIA SAJA YANG TERBAKAR ????
- KENAPA HUTAN DI NEGERI JIRAN TIDAK TERBAKAR ??? APAKAH DI NEGERI JIRAN ADA ATAU SEDANG BERIKLIM SALJU ???
INILAH LOGIKANYA YANG MASUK DI AKAL , KEBIJAKAN JOKOWI yang ingin meningkatkan ekspor kelapa sawit dan meningkatkan penggunaan biodiesel jadi 15 % inilah Kemungkinan Penyebab KENAPA HUTAN DI INDONESIA di BAKAR dan bukan TERBAKAR. Sangat-sangat ironis jika Kebijakan Pemerintah yang di lakukan Jokowi tidak melihat dampak lingkungannya. Sudah Banyak Makhluk Hidup yang menjadi Korban di dalam kebijakan ini. Kini Pemerintah Jokowi seakan - akan lempar batu sembunyi tangan, Tidak ada Pertanggung jawaban terhadap Publik sampai saat ini ,,,

Tidak ada komentar:
Posting Komentar