Selasa, 02 Desember 2014

INI ADALAH REZIM WONG LICIK , BUKAN REZIM MEMBELA WONG CILIK (OLEH: WAN NAZI AL GHAZALI)



Apakah kalian memperhatikan berapa NILAI TUKAR (kurs) Rupiah terhadap US Dollar hari ini (December 2014)...???.  Nilai rupiah ditangan Jokowi terus merosot masuk ke lubang toilet lebih tajam hingga 90 point kemarin, menjadikan nilai tukar rupiah mencapai Rp. 12.295,- per USD $1 Dollar.  Kalau DEMO penolakan AHOK dan kenaikan BBM terus akan dilakukan oleh warga DKI, Buruh, Mahasiswa dan Rakyat selama 3 bulan berturut-turut; meski tidak setiap hari, hingga 6 bulan ke depan,  bisa dibayangkan dampaknya dan sudah bisa dipastikan perekonomian Indonesia akan sangat terganggu.  Sektor utama yang kena imbasnya secara langsung dari DEMO publik yang berlarut-larut itu adalah NILAI TUKAR (kurs) Rupiah terhadap valuta asing.
kebijakan itu dilakukan dengan serampangan, dengan mengorbankan WONG CILIK, rakyat miskin, dengan mengambil dana SUBSIDI yang sudah dialokasikan buat mereka...!!!! . ini adalah bentuk STRATEGI PEMBODOHAN RAKYAT. Menjual kedok DEMI KESEJAHTRAAN RAKYAT MISKIN itu adalah sebuah cerita lama. Jika di surve dapat di pastikan rakyat kelas bawah adalah RAKYAT YANG MEMILIKI PENDIDIKAN DI BAWAH GARIS SEPATUTNYA. Makanya REZIM  JOKOWI  memanfaatkan keadaan ini. Kebijakan itu kini "BACKFIRING" mengundang banyak protest terbuka di seluruh Indonesia bahkan sudah memakan korban seroang mahasiswa Makassar, bernama Muhammad Arif, yang meninggal saat memprotest kenaikan harga BBM. SAMPAI KAPAN INI AKAN BERLARUT , SAMPAI KAPAN PEMBELAAN WONG LICIK ini…??? SAATNYA WONG CILIK G CERDAS BERGERAK …!!!!


Tidak ada komentar: