Apakah
kalian memperhatikan berapa NILAI TUKAR (kurs) Rupiah terhadap US Dollar hari
ini (December 2014)...???. Nilai rupiah
ditangan Jokowi terus merosot masuk ke lubang toilet lebih tajam hingga 90
point kemarin, menjadikan nilai tukar rupiah mencapai Rp. 12.295,- per USD $1
Dollar. Kalau DEMO penolakan AHOK
dan kenaikan BBM terus akan dilakukan oleh warga DKI, Buruh, Mahasiswa dan
Rakyat selama 3 bulan berturut-turut; meski tidak setiap hari, hingga 6 bulan
ke depan, bisa dibayangkan dampaknya dan
sudah bisa dipastikan perekonomian Indonesia akan sangat terganggu. Sektor utama yang kena imbasnya secara
langsung dari DEMO publik yang berlarut-larut itu adalah NILAI TUKAR (kurs)
Rupiah terhadap valuta asing.
kebijakan itu dilakukan dengan serampangan, dengan
mengorbankan WONG CILIK, rakyat miskin, dengan mengambil dana SUBSIDI yang
sudah dialokasikan buat mereka...!!!! . ini adalah bentuk STRATEGI PEMBODOHAN
RAKYAT. Menjual kedok DEMI KESEJAHTRAAN RAKYAT MISKIN itu adalah sebuah cerita
lama. Jika di surve dapat di pastikan rakyat kelas bawah adalah RAKYAT YANG
MEMILIKI PENDIDIKAN DI BAWAH GARIS SEPATUTNYA. Makanya REZIM JOKOWI memanfaatkan keadaan ini. Kebijakan itu kini
"BACKFIRING" mengundang banyak protest terbuka di seluruh Indonesia
bahkan sudah memakan korban seroang mahasiswa Makassar, bernama Muhammad Arif,
yang meninggal saat memprotest kenaikan harga BBM. SAMPAI KAPAN INI AKAN
BERLARUT , SAMPAI KAPAN PEMBELAAN WONG LICIK ini…??? SAATNYA WONG CILIK G
CERDAS BERGERAK …!!!!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar